Cari Dokter
Penjelasan Penyakit Tuberkolusis

Penjelasan Penyakit Tuberkolusis

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penularan penyakit tuberkulosis terjadi saat pasien batuk atau bersin. Pasien mengeluarkan bakteri ke udara dalam bentuk droplet (percikan dahak). Droplet yang mengandung bakteri dapat bertahan di udara pada suhu kamar selama beberapa jam. Pasien dapat terinfeksi saat droplet tersebut terhirup ke dalam saluran pernapasan. Setelah bakteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui pernapasan bakteri tersebut dapat menyebar dari paru-paru kebagian tubuh lainnya melalui sistem peredaran darah.

Badan kesehatan dunia mendefinisikan negara dengan beban tinggi/high burden countries (HBC) untuk TB berdasarkan 3 indikator, yaitu TB, TB/HIV, dan MDR-TB. Terdapat 48 negara yang masuk dalam daftar tersebut. Indonesia masuk ke dalam daftar HBC untuk ketiga indikator tersebut yang berarti Indonesia masih memiliki permasalahan besar dalam menghadapi penyakit TBC.

Gejala Utama Tuberkolusis

Gejala utama pasien TB paru yaitu batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Pada pasien dengan HIV batuk sering kali bukan merupakan gejala TB yang khas, sehingga gejala batuk tidak harus selalu selama 2 minggu atau lebih. Beberapa contoh gejala yang dialami saat TB terjadi di luar paru-paru meliputi nyeri punggung, nyeri sendi, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri perut, sakit kepala, kejang, dan keluar darah saat buang air kecil.

Cara Mencegah TB

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah TB, yaitu:

  • Selalu menerapkan etika batuk
  • Tidak membuang dahak di sembarang tempat
  • Makan makanan bergizi
  • Memisahkan alat makan dan minum bekas pasien yang terkena TB
  • Pastikan pencahayaan dan ventilasi di rumah sudah adekuat
  • Wajib melakukan imunisasi BCG (Depkes RI, 2010)

Apa yang harus saya lakukan apabila saya memiliki gejala TB?

TB dapat didiagnosis melalui pemeriksaan dahak. Beberapa tes lain yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit ini adalah dengan melakukan foto Rontgen dada, tes darah, atau tes kulit (Mantoux).

TB dapat disembuhkan apabila pasien mengonsumsi obat sesuai dengan resep dokter. Untuk menyembuhkan penyakit ini pasien harus mengonsumsi beberapa jenis obat untuk waktu yang cukup lama (minimal 6 bulan) atau sesuai dengan anjuran dokter.

Konsultasikan ke dokter apabila anda mengalami gejala penyakit TB seperti yang disebutkan di atas untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Silahkan lakukan pemeriksaan kesehatan anda dengan dokter spesialis di Rumah Sakit Budi Medika. Anda bisa melihat jadwal selengkapnya di sini!

REFERENSI

WHO (2017). Global Tuberculosis Report 2017, Jenewa

World Health Organization (2018). What Is TB? How Is It Treated?

Centers for Disease Control and Prevention (2019). Tuberculosis (TB) Disease: Symptoms and Risk Factors

Herchline, T. Medscape (2017). Tuberculosis (TBC) Workup

Campbell, I. Bah-Sow, O. (2006). Pulmonary Tuberculosis: Diagnosis and Treatment. BMJ. 332(7551), pp.1194–1197

Hubungi Kami

Whatsapp: 082180000678
Alamat: Jalan Yos Sudarso No 85, Bumi Waras, Bandar Lampung, Lampung
Layanan Gawat Darurat/IGD: 0721 – 6015000

 

Waktu Pelayanan

Senin – 24 Jam
Selasa – 24 Jam
Rabu – 24 Jam
Kamis – 24 Jam
Jumat – 24 Jam
Sabtu – 24 Jam
Minggu – 24 Jam

Lokasi RS. Budi Medika